Buah Kesabaran Adalah Segalanya

Hasil gambar untuk patience image

Jalan Kesabaran

Kesabaran adalah salah hal terberat kedua dalam hidup setelah ikhlas. Karakter sabar tidak dapat dengan mudah diraih oleh orang-orang, yang  tidak diberi petunjuk oleh Allah atas perintah bersabar. Sebagaimana Firman Allah dalam Al Quran Surat Al Baqarah 155-156,

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nyalah kami kembali)“.

Allah memberikan cobaan berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta (benda yang bersifat duniawi), jiwa dan buah-buahan (sandang pangan), dan Allah pun menjamin orang-orang yang sabar apabila ditimpa musibah-musibah tersebut akan diberikan suatu berita gembira yang pasti tidak akan disangka-sangka oleh jiwa-jiwa yang sabar tersebut.

Apabila saya boleh berpendapat, bahwa manusia paling sabar di dunia ini yang pernah diciptakan oleh Allah salah satunya adalah Nabi Ibrahim a.s. Beliau diberikan keistimewaan paling tinggi di muka bumi ini yaitu menjadi Khalilullah atau Kekasih Allah.

Perjuangan kesabaran Nabi Ibrahim dimulai sejak kecil dan semakin membesar jiwa kesabarannya dalam menghadapi ujian-ujian Allah yang diberikan kepadanya pada saat menikahi Siti Sarah dan kemudian menikahi Siti Hajar. Nabi Ibrahim menunggu kehadiran seorang anak dari Siti Sarah yang kemudian melahirkan Nabi Ishaq hingga umur istrinya 99 tahun.

Kenapa Nabi Ibrahim mendapatkan gelar tersebut? hal ini dikarenakan beliau mengutamakan perintah Allah tercermin dalam kehidupannya ketika baru mendapatkan keturunan lalu Allah SWT memerintahkannya untuk berdakwah di tempat lain dan meninggalkan istri dan putranya yang masih bayi seraya berdoa sebagaimana yang tercantum dalam firman Allah surat Ibrahim [14] ayat 37:

“Ya Tuhan Kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati.  Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.

Buah kesabaran selalu mendatangkan kebaikan yang lebih besar dari kesabaran itu sendiri, jadi bagi para pembaca blog ini, selalu dan selalulah bersabar dalam menghadapi apapun di dunia ini.

Iklan

Tepat Waktu

Sepulang kantor pas kebetulan saat itu weekend, aku naik kereta dari Surabaya Gubeng menuju ke Malang, lokasi keberangkatan memang dekat sama kantor, jadi sebenernya transportasi paling murah dan tidak membuat capek ya naik kereta, kecuali naik kereta dari Jember sampe Merak. Selain mengakibatkan pantat melebar, sendi kaki kaku-kaku , badan pasti gempooor ber-jam-jam duduk di kereta (bahkan bisa seharian). Efek positif yang didapat cuma kita bisa berlatih sabar… sabar… dan sabar….

Kembali ke kantor, maksudnya kembali ke inti cerita, perjalanan Surabaya – Malang naik kereta Penataran membutuhkan waktu 2,5 jam (jadwal tersebut belum termasuk apabila terlambat). Namanya juga naik kereta kelas ekonomi, ya pasti ngalah sama kereta kelas Bisnis atau Eksekutif. Padahal kita diajarkan untuk selalu mengalah apabila terjadi perselisihan (dalam hal ini persilangan), tapi ya Indonesia, yang ngalah ya orang-orang kecil yang naik kelas Ekonomi. Beruntungnya sekarang Pakai AC (yang kadang beberapa kasus suka mati atau ga dingin), dan tempat duduknya teratur, coba kita kembali ke 8-10 tahun yang lalu, pada saat itu klo ga karena murah, orang-orang pasti ga akan mau naik kereta.

Kembali lagi ke kereta yang aku naiki menuju Malang, problem kereta terlambat pasti pernah dialami oleh semua orang yang sering naik kereta, minimal terlambat 10 menit dari waktu kedatangan (terutama kelas ekonomi). Pas dijemput di stasiun kedatangan, kali ini Vita ga terlambat jemput lagi. Wah betapa bahagianya (lebay), kebetulan sebelum jemput ke Stasiun, dia main dulu ke temennya di daerah kampus UMM, trus lanjut menuju ke stasiun. Malah dia yang nunggui karena keretaku telat sampe di Malangnya (sekitar 30 menit lebih lambat daripada jadwal yang seharusnya).

Ini merupakan pencapaian kedua Vita buat bisa jemput tepat waktu. Sepertinya petuah-petuahku yang panjang (baca: ngomel) yang selalu didengarnya ternyata masuk juga ke telinganya, tak lagi ‘hanya lewat’. I appreciate it, jadi aku videoin detik-detik berharga saat aku dateng ke lokasi penjemputan (hah?). Video berdurasi 5 detik ini sungguh mengharukan, tak percaya? aku pun tidak.

Semoga ini menjadi awal kamu selalu tepat waktu ya…. 😉

 

 

Travelling ke Lombok Bareng Calon Istri

Wah, gawat, awalnya mau nge-edit isi tulisan blog dengan judul ini, yang terjadi malah ilang semua isinya, aneh!

Jadi di post ini, aku mau ceritain soal liburan ke Lombok tahun 2016 kemarin. tapi kali ini agak berbeda karena ada Calon Istriku, Vita, yang ikut ke Lombok, untuk pertama kalinya aku jalan ke Lombok bareng keluarga + Calon Istri, dan Vita pun juga pertama kali ke Lombok + bareng pacar.

Buat lengkapnya bisa liat VLOG Travelling di bawah ini.

Take a Seat and Relax at Gili Meno – Lombok, Nusa Tenggara Barat

Setelah Hampir Setahun tidak memproduksi Video untuk Tyoo Setiadi Media di Channel Youtube, kali ini Tyoo Setiadi Media memberikan suasana yang berbeda. Hanya berbekal Kamera 13 MP Asus Zenfone 6, liburan kali ini kembali ke Lombok namun dengan destinasi yang berbeda.

Kali ini kita berada di Gili Meno, salah satu Gili kedua di antara Gili Terawangan dan Gili Air. Liburan Natal dan Tahun Baru adalah saat yang tepat untuk menghabiskan waktu di Pulau yang sedang banyak dibicarakan oleh banyak orang.

Setelah gagal meng-edit video di Papandayan 2 tahun yang lalu, kali ini saya membuat video dengan ala-ala dokumentasi namun penuh akan pengambilan gambar ala cinematografi. Kekurangannya satu, kuat di kamera namun lemah di equipment pendukung, seperti pencahayaan, tripod, crane, drone dll. saya harap ini bisa mengisi kekosongan Blog saya sekaligus lebih menggali hobby saya di bidang videografi, cinematografi dan fotografi.

Sekali lagi, selamat menyaksikan.

Wanita yang Tidak Boleh Dijadikan Istri

Image       Image

ADA begitu banyak wanita di dunia ini. Rasululullah SAW sudah memberikan arahan kepada kita bagaimana harus memilih wanita yang boleh didekati dan dijadikan pendamping. Selain kesederhanaannya menghadapi dunia, juga harus mampu menjadi bagian yang melengkapi sang suamin. Namun, selain itu, ternyata ada juga wanita dengan kriteria yang tak boleh didekati dan bahkan dijadikan istri. Siapa saja mereka?

Berikut ini adalah kriteria wanita yang harus dijauhi oleh pria, dan jangan jadikan sebagai istrinya:

1. Wanita “Ananah” : wanita yang banyak mengeluh. Apa yang diberi atau dilakukan suami untuk rumah tangganya semua tidak suka dan tidak berpuas hati.

2. Wanita “Mananah” : wanita yang suka meniadakan usaha dan jasa suami, akan tetapi sebaliknya menepuk dada dialah yang banyak berkorban untuk membangun rumah tangga. Dia suka mengungkit-ungkit apa yang dilakukan untuk kebaikan rumah tangga. Biasanya wanita ini bekerja atau berkedudukan tinggi dan bergaji besar.

3. Wanita “Hananah” : Menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain (bekas suaminya dahulu)yang dikawininya sebelum sekarang, atau kepada anak dari suaminya yang lain, dan wanita ini berangan-angan mendapatkan suami yang lebih baik dari suami yang ada. Dalam kata lain wanita sebegini tidak bersyukur dengan jodohnya itu. Wanita sebegini yang mengkufuri nikmat perkahwinan. Dia juga merendahkan kebolehan dan kemampuan suaminya.

4. Wanita “Hadaqah” : melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya utk memiliki barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya, selain itu wanita ini suka ikut nafsunya. Wanita seperti ini membuat pusing kepala lelaki. Dia ingin apa saja dia mau. Dia suka membandingkan dirinya dengan diri orang lain. Suka menunjuk-nujuk.

5. Wanita “Basaqah” : ada 2 makna:
a. Pertama : wanita seperti ini suka bersolek dan menghiaskan diri. Dia menghias diri bukan untuk suaminya tetapi untuk ditujukkan kepada dunia. Suka melawan. Uangnya dihabiskan untuk membeli make-up, kasut dan barang kemas. Wanita seperti ini juga sangat suka dipuji-puji. Kalau dia kebetulan menjadi isteri orang ternama dan menjadi pula ketua dalam kumpulan itu, orang lain tidak boleh mengungguli dirinya.

b. Kedua: dia marah ketika makan, dan tidak mau makan kecuali dipisah dengan yang lain dan disendirikan bagiannya.

6. Wanita “Syadaqah” : Wanita yang banyak bicara tentang perkara yang sia-sia dan lagi membisingkan sekitarnya.

[Sumber dari Ihya Ulumuddin – Imam Al Ghazali]

Source : dengan sedikit tambahan tanpa mengurangi atau menambahkan isi pokok permasalahan http://www.islampos.com/6-wanita-yang-tak-boleh-dijadikan-istri-106143/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=6-wanita-yang-tak-boleh-dijadikan-istri