UTS (Ujian Tidak Serius) hhe.. ;)

UJIAN TENGAH SEMESTER

Azas-azas Hukum Pidana Dalam Perkembangan

(Pidana Lanjutan)

Universitas Padjadjaran

2010

Dosen : Sofjan Sastrawidjaja, S.H

Wanodyo Sulistyani, S.H, M.H.

1)   Pasal 53 ayat (1) KUHP berbunyi: “mencoba melakukan kejahatan dipidana, jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan perlaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri.”

a)    Dari ketentuan Pasal 53 ayat (1) KUHP tersebut diatas kemukakan apakah tujuan dipelajarinya ajaran percobaan di dalam hukum pidana?

b)   Dari ketentuan pasal 53 ayat (1) KUHP tersebut diatas, terdapat tiga unsur dari percobaan yaitu : adanya niat, permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu karena suatu sebab diluar kehendak pembuatnya. Jelaskanlah unsur-unsur tersebut diatas!

c)    A ingin membunuh B dengan cara menusuk B dengan menggunakan pisau yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pada hari yang telah ditentukan A memasuki ruangan dimana B pada waktu itu berada dengan berjalan membungkuk dan dengan pisau ditangan A menuju ke arah B berada. Akan tetapi perbuatan A sempat ditahan oleh beberapa orang yang berada di dalam ruangan, sedangkan B lari meninggalkan ruangan tersebut. Terdakwa dalam pembelaannya mengatakan sebenarnya orang yang hadir pada saat perbuatan dilakukan bukanlah sebagai penyebab tidak terlaksananya kejahatan yang semula dikehendakinya. Akan tetapi yang menyebabkan tidak selesainya kejahatan itu karena A melihat adanya perubajan wajah B pada saat itu dank arena jeritan orang banyak sehingga A tidak “tega” meneruskan perbuatan yang dikehendaki semula.

Terhadapkasus tersebut diatas, dapatkah A dipidana karena melakukan percobaan pembunuhan? Kemukakan analisis saudara!

2)   Penyertaan dalam suatu tindak pidana terjadi apabila di dalam suatu tindak pidana terlibat beberapa orang.

a) apakah tujuan dipelajarinya ajaran penyertaan dalam hukum pidana?

b) sebutkan serta jelaskan bagaimanakah KUHP merinci penyertaan ini?

c) A mempunyai dendam kepada D. untuk membalas dendamnya, A membujuk B dan C dengan menawarkan sejumlah uang untuk menganiaya D dengan cara memukul punggung D dengan menggunakan kayu. Sesuai rencana, pada waktu pelaksanaan, C memegang tangan D dan B memukul penggung D. namun, karena B juga mempunyai dendam kepada D, selain memukul penggung, B juga memukul kepala D hingga D meniggal. Kemukakan analisa saudara bagaimanakah pertanggungjawaban masing-masing peserta adlam kasus tersebut!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s